Politeknik Kampar | Bupati Kampar Jefry Noer : Zakat Pembersih Harta
831
post-template-default,single,single-post,postid-831,single-format-standard,ajax_updown_fade,page_not_loaded,

Bupati Kampar Jefry Noer : Zakat Pembersih Harta

 

Bupati Kampar Jefry Noer : Zakat Pembersih Harta

Posted by Humas Polkam in Pengumuman 01 Jun 2016

poltek-kampar.ac.id – Ingatlah dengan mengeluarkan zakat berarti kita membersihkan kotoran-kortoran dari harta kita sendiri dan jangan takut mengeluarkannya.

Banyak harta yang diperoleh tanpa kita sadari kehalalan atau menyakiti orang, karena itu bersihkan harta dengan berzakat dan perbanyak bersedekah.

Penegasan itu disampaikan Bupati ketika memberi arahan pada acara sosialisasi dan pendistribusian zakat yang diselenggarakan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar di Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Kota,selasa (31/5).

Perbanyak sedekah setelah mengeluarkan zakat, dengan begitu rezeki akan bertambah karena zakat itu sifatnya wajib dikeluarkan sedangkan sedekah merupakan kepekaan untuk saling berbagi dan merasakan.

Bagi yang suka bersedekah, maka akan aku lipat gandakan gantinya, itu janji Allah, kata Jefry Noer dan dirinya sendiri sudah membuktikan semua itu,ujarnya. Ibarat menanam pohon, maka akan tumbuh 7 tangkai dimana setiap tangkai akan tumbuh cabang lagi sebagai gantinya. Begitu dengan perbanyak sedekah maka akan tumbuh banyak cabang dan tangkai pohon rezeki sebagai gantinya,ulas Jefry.

Selain itu, sebelumnya Bupati menjelaskan kenapa dalam dua tahun ini zakat kurang jalan melalui Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar, disebabkan karena kepengurusan Baznas sendiri yang sudah berakhir namun belum ada kejelasan atau terbentuknya kepengurusan baru.

Dengan telah terbentuk dan adanya ketua dan pengurus baznas Kampar, diharapkan kepada para pengurus Baznas untuk bekerja secara sungguh- sungguh, walaupun dengan keterbatasan sarana dan prasarana, terlebih dalam penyaluran zakat.

Berikanlah zakat ini kepada orang orang yang dekat terlebih dahulu artinya yang memang berhak dan utama,ungkapnya.  “Utama kan keluarga dulu yang pantas untuk menerima, kalau tidak ada cari tetangga, kalau tidak ada cari di lingkungan RT, RW dan jika perlu hendak nya masih dalam desa kita.

Yang dibantu harus jelas asnaf nya maksudnya siapa saja yang memang layak dan harus diberikan bantuan zakatnya, itu yang terpenting. salurkan zakat sesuai tuntunan yang 8 asnaf kemudian penyaluran zakat kepada fakirnya yaitu zakat produktif dan zakat konsumtif. Penyalurannya konfirmasi pada saya,ujar Jefry agar dapat di sinergi dengan zakat yang sudah dijalankan Pemerintah.

Yang sudah dijalankan Pemerintah zakatnya biarkanlah begitu juga oleh Baznas Kampar karena yang lebih penting penyalurannya tepat sasaran dan selalu ada peningkatan,kata Jefry.

Saya yakin Baznas Kampar dapat tepat dan manfaat karena bukan soal banyaknya zakat yang utama tetapi soal banyaknya tersalurkan zakat dan tepat sasarannya.kata Jefry.

Pada acara itu juga diberikan reward kepada SKPD Dinas Kesehata atas prestasi tertinggi  menyalurkan zakat profesi tahun 2015 melalui baznas Kampar dan pemberian bantuan Produktif dan konsumtif baznas Kampar.

Sumber : KamparKab.go.id

Post a comment