Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, taat hukum, menguasai
ilmu pengetahuan/teknologi dan beriman, bertaqwa yang berwawasan kedepan,
merupakan salah satu misi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kampar guna
mencapai visinya menjadikan Kabupaten Kampar negeri berbudaya, berdaya dalam
lingkungan masyarakat agamis tahun 2020, sebagaimana yang tertuang dalam Perda
Nomor 20 tahun 2007, sebagai acuan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
(RPJPD) Kabupaten Kampar periode tahun 2005 – 2025.
Sejalan dengan
itu untuk mewujudkan Kabupaten Kampar Sebagai Pusat Agribisnis Dalam Lingkungan
Masyarakat Yang Berbudaya, Sejahtera dan Agamis pada tahun 2011 sebagai visi
jangka menengah, Pemda kampar telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar tahun 2007-2011. Salah satu misi yang
akan dilaksanakan adalah Membangun Sumber Daya Manusia Yang handal dan Mampu
Menguasai IPTEK Yang Berlandaskan IMTAQ. Guna merealisasikan misi tersebut
Pemda Kampar telah menjalin kerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional untuk
mendirikan Politeknik Kampar, yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding
(MoU) tanggal 15 Agustus tahun 2007. Penyediaan lahan kampus seluas 22,2 Ha dan
biaya pembangunan phisik sebesar Rp. 28.139.949.300,- secara multiyears diambilkan
dari APBD Pemda Kampar yang dituangkan
dalam Perda No. 2 tahun 2008, sedangkan pengadaan peralatan dan peningkatan
kualitas SDM, serta pengembangan program dibiayai oleh Dikti melalui kontrak No.
0910/D2.2/2008 tanggal 22 April tahun 2008 sebesar Rp. 65.659.881.700,-
Saat ini
kegiatan pendirian Politeknik Kampar sedang berjalan, pembangunan phisik kampus
yang dibiayai melalui APBD sudah mencapai 38%, sedangkan pengadaan peralatan
labor dan workshop sudah mencapai 40 % dan pengembangan staf sudah berjalan 60
%, semua itu akan dapat diselesaikan pada awal tahun 2010.
Berhubung
daerah Kabupaten Kampar khususnya dan Propinsi Riau Umumnya memiliki perkebunan
sawit terluas di Sumatera (241.486 Ha), dan didukung kebijakan Pemerintah Pusat
dan Pemerintah Daerah Riau, untuk memperioritaskan industri produk hilir dari
minyak sawit (CPO), maka Politeknik Kampar dipersiapkan untuk mengantisipasi
kebutuhan tenaga kerja program industri sawit tersebut, yakni dengan
menyelenggarakan Program Studi yang mendukung industri sawit, yaitu ; (1). Teknik Pengolahan Sawit, (2). Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin Industri
dan (3). Teknik Informatika.
Berdasarkan
izin operasional dari Dikti No. 68/D/O/2008, proses pendidikan pada Politeknik
Kampar sudah berjalan sejak tahun 2008, maka sudah saatnya masyarakat kampar
khususnya dan Indonesia umumnya mendidik putra putrinya di Politeknik Kampar,
sehingga peluang kerja yang begitu terbuka pada industri sawit kedepan dapat
diisi oleh tenaga kerja yang kompeten dan profesional, lulusan dari Politeknik
Kampar.