Git Branching

salah satu kelebihan git itu adalah kemudahan dalam mekalukan branching (percabangan). Misalnya, Anda ingin menambahkan sebuah fitur baru dari software Anda, maka Anda bisa saja membuat branch dahulu. Nantinya, setelah melalui unit testing, maka Anda dapat menggabungkan branch Anda ke master.

Branch juga bagus jika tim kita mengedit berkas yang sama dan sama-sama keras kepala  mempertahankan versinya. Salah satu harus mengalah dan commit ke sebuah branch. Toh jika  memang lebih bagus, tidak ada salahnya kita mengalah?

Lebih lanjut tentang percabangan  di dalam git , dapat dilihat di

http://git-scm.com/book/en/v1/Git-Branching-What-a-Branch-Is

http://nvie.com/posts/a-successful-git-branching-model/

ExecuteExcel4Macro

Anda dapat menyembunyikan dan menampilkan ribbon dan QAT (Quick Access Toolbar) di Excel dengan menggunakan VBA berikut:

Sub HideRibbon()
 Application.ExecuteExcel4Macro \"SHOW.TOOLBAR(\"\"Ribbon\"\",False)\"
End Sub
Sub ShowRibbon()
 Application.ExecuteExcel4Macro \"SHOW.TOOLBAR(\"\"Ribbon\"\",True)\"
End Sub

 

MapFish

Sebenarnya saya kagum dengan MapFish, dan sangat ingin sekali membuat sebuah web yang menggunakan MapFish. Contoh web yang menggunakan MapFish adalah

http://maps.seai.ie/wind/

dari Sustainable Energy Authority-nya Irlandia.

Web ini dikembangkan menggunakan ExtJS. Saya pribadi awalnya sangat mencintai ExtJS, mulanya, sampai sekarang yang model bisnisnya yang agak kurang enak.

BTW, Ingin sekali saya Bangsa Indonesia memiliki juga web seperti itu yang dibuat dengan aplikasi Open Source, bukan \”partisipasi\” dari piranti lunak berbayar.

Contoh lain yang bagus adalah langsung dari sample MapFish, yaitu

http://demo.mapfish.org/mapfishsample/2.2/

dimana kita dapat mengedit POI (Point-of-Interest) langsung dari front-ent, maupun dari Admin (back-end), mencetak peta ke PDF, sayang resolusinya masih \”dibatasi\” ke resolusi rendah, mungkin agar tidak memberatkan server.

Untuk laman Admin, sila dilihat di sini:

http://demo.mapfish.org/mapfishsample/2.2/wsgi/admin

Di laman Admin, lebih enak meng-edit, karena berbentuk tabel.

Untuk source-code, dapat didownload menggunakan SVN, di sini:

http://mapfish.org/svn/mapfish/sample/trunk/

Gunakan tortoise-svn buat Anda yang tidak mengerti apa itu SVN :D

 

 

Sedot citra satelit dari Google ke MapInfo

Jika lisensi MapInfo Anda sudah habis, Anda tidak dapat lagi menambahkan citra satelit dari Bing Aerial Tile Service. Solusinya adalah dengan secara \”illegal\” mendownload eh mengcache peta dari Google Earth Satellite atau Virtual Earth menggunakan GMapCatcher yang dapat didownload disini untuk client windowsnya.

GMapCatcher memungkinkan Anda mengunduh berkas citra satelit tersebut, walaupun kadang hal tersebut melanggar TOS a.k.a term of cervic penyedia tile tersebut.

Setelah di install, Anda tinggal klik kanan, Export Map

\"GMapCatcher

Nanti Anda akan ditanya tentang ukurannya. Gunakan kelipatan 256 karena ukuran sebuah tile di GMap adalah 256×256 pixels.

Dan jangan lupa catat corner coordinates tersebut, karena Anda akan membutuhkan ini saat meregister gambar tersebut ke Aplikasi GIS Anda, seperti MapInfo.

\"GMapCatcher

Setelah Anda mengklik OK, GMapCatcher akan menggabungkan berkas tersebut menjadi sebuah FILE.png yang terletak di DIREKTORI tempat Anda menginstall GMapCatcher tadi.

Navigasi ke sana, dan coba perhatikan. Jika gambar Anda ada yang jelek, misalnya tile nya ada yang tidak terload, sila di download dahulu tilenya dan ulangi lagi proses exportnya.

Daripada Anda meregister menggunakan klik mouse, yang saya rasa lebih sulit daripada menghasilkan sendiri berkas *.TAB secara manual,

 

Template berkas .TAB adalah sebagai berikut:

!table
!version 300
!charset WindowsLatin1

Definition Table`
 File \"NAMA FILE HASIL EXPORT TADI.png\"
 Type \"RASTER\"
 (100.19,1.05) (0,0) Label \"Pt 1\",
 (101.60,1.05) (4096,0) Label \"Pt 2\",
 (101.60,-0.35) (4096,4096) Label \"Pt 3\"
 CoordSys Earth Projection 1, 0
 Units \"degree\"

Perhatikan bahwa Anda harus mengganti NAMA FILE HASIL EXPORT TADI.png menjadi sesuai dengan nama berkasnya, lalu jangan lupa untuk mengganti koordinat tiga titik Pt 1, Pt 2 dan Pt3 sesuai dengan koordinat Bujur, Lintang coordinate corner peta Anda saat meng-export tadi. Dan, jangan lupa untuk mengganti 4096 menjadi ukuran peta Anda. Saya menggunakan 4096×4096 pixel, Anda tentu tergantung ukuran tadi saat meng-export.

Jika sudah selesai, Anda bisa buka berkas .TAB tersebut dengan MapInfo, dan sekarang Anda sudah memiliki peta dasar dari citra satelit (raster).

Tips saya, setelah selesai dibuka, Anda sebaiknya register ulang proyeksi raster tersebut menjadi EPSG: 3857, karena sebenarnya Google menggunakan proyeksi tersebut, bukan sekedar Latlong / WGS 84 EPSG: 4326. seperti banyak dikira orang. (setidaknya saya selama ini percaya google map menggunakan EPSG: 4326, ternyata saya salah).

Untuk menguji, silahkan export kembali ke Google Earth. Jika benar-benar sempurna, tidak lari atau bergeser, maka Anda sukses me-register citra raster tersebut.

 

Export MapInfo map into Google Earth

Buat yang ingin mengeksport peta yang dibuat dari MapInfo ke Google Earth (atau Google Google Map nantinya dengan JavaScript load .kmz ),  Anda dapat melakukannya dengan me-load terlebih dahulu tools yang defaultnya tidak otomatis terload.

Dari MapInfo, masuk ke menu Tools –> Tool Manager… , lalu cari Google Earth connectivity, centang keduanya agar autoload nanti saat bekerja dengan MapInfo, sehingga Anda tidak harus klik ke sini lagi.

\"Google

Nanti, akan ada tambahan menu baru dan sebuah tombol di toolbox Anda. Tinggal klik tombol tersebut untuk export peta Anda ke Google Earth!

\"export

Mudah, kan?

 

 

OneGeology WMS Cookbook

Walaupun WMS tidak begitu se-hangat 7 tahun lalu, tapi saat ini saya di Politeknik Kampar berencana membuat sebuah layanan WMS yang mengcover wilayah Kabupaten Kampar. Kebetulan sekali saya mendapatkan bantuan hibah penelitian terapan dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk  mewujudkan ini melalui P3M Polkam.

Sebenarnya ide ini sudah lama, dan termotivasi kembali oleh semangat OneGeology yang ingin mengcover seluruh dunia setidaknya hingga skala 1 juta.

OneGeology sendiri memberikan petunjuk berbentuk buku resep, atau dalam bahasa ocunya, Cookbook. Sayangnya PDFnya di protek sehingga tidak dapat di copy-paste atau di highlight.