Politeknik Kampar | Sejarah
998
page-template-default,page,page-id-998,page-child,parent-pageid-87,ajax_updown_fade,page_not_loaded,

Sejarah

 

 

Sejarah Politeknik Kampar

Pendirian Politeknik Kampar merupakan perwujudan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dalam upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kerjasama yang dijalin melalui Program Hibah Pendirian Politeknik Baru (PHPPB) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dan Dirjen Perguruan Tinggi (DIKTI) menunjukkan komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah Kampar.

Politeknik Kampar dengan izin operasional yang dikeluarkan DIKTI melalui Surat Keputusan No. 68/D/O/2008 tanggal 8 April 2008 yang berdiri diatas lahan seluas 22 Hektar mengelola 3 (tiga) Program Studi, yaitu: Teknik Informatika, Teknik Pengolahan Sawit dan Perawatan dan Perbaikan Mesin.

Di saat persiapan pendiriannya (2006), Pemerintah Kabupaten Kampar bekerja sama dengan Politeknik Manufaktur (POLMAN) Bandung dengan beberapa kegiatan utama seperti penyusunan proposal pengajuan izin yang didalamnya terdiri dari penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian. Untuk perpanjangan tangan dalam pelaksanaan kegiatan lebih lanjut, Pemerintah Daerah Kampar membentuk Yayasan Kampar Membangun (YKM) sebagai Badan Pengelola Politeknik Kampar.

Dalam perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian disesuaikan dengan perkembangan jaman dan kebutuhan dunia industri khususnya yang menunjang potensi daerah, yaitu sawit. Selanjutnya, YKM yang kemudian berubah nama menjadi Yayasan Datuk Tabano (YDT) dan POLMAN Bandung membentuk tim untuk kegiatan merumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian Politeknik Kampar. Dalam kegiatannya, tim ini melibatkan berbagai pihak seperti praktisi, industri, masyarakat dan stakeholder lainnya. Stakeholder lainnya yang dilibatkan dalam kegiatan ini seperti calon sasaran mahasiswa/institusi pendidikan yang lulusannya berkemungkinan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan yang melibatkan berbagai pihak ini dilakukan dalam berbagai cara seperti: seminar, lokakarya, survey lapangan dan kuisioner.

Sebagaimana halnya institusi pendidikan vokasional, Politeknik kampar lebih menitikberatkan pada keilmuan praktis dimana lulusan mendapatkan keterampilan dengan ilmu terapan yang mereka peroleh saat menuntut ilmu. Disamping itu, kondisi potensi daerah juga diperhitungkan dalam pencapaian hasil yang lebih nyata dan fokus. Atas dasar keilmuan dan tujuan akhir inilah visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian dicoba disusun tim perumusan tersebut.

Pada tahun 2008, Direktur Politeknik Kampar menerbitkan SK untuk penunjukan tim penyusunan buku Rencana Strategis untuk Politeknik Kampar. Rencana Strategi yang disusun oleh tim tersebut berdasarkan draft visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian yang telah dibuat sebelumnya oleh YKM dan POLMAN beserta umpan balik dari para stakeholder untuk dapat memenuhi keinginan masyarakat akan terwujudnya sebuah institusi pendidikan tinggi yang dapat mencetak tenaga ahli kompeten di bidangnya untuk kemudian dapat bersaing dalam dunia industri, yang tangguh dan profesional dalam menyongsong era globalisasi.

Setelah tim selesai merumuskan dan diperoleh hasil final draft dari visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian, usulan disampaikan ke Senat Politeknik Kampar untuk dapat dibakukan, disahkan dan kemudian di-SK-kan oleh Direktur Politeknik Kampar.

 

 

Rekanan Kerja Sama Politeknik Kampar